TESIS_BAB 2 : Pengaruh Model Pembelajaran dan Penilaian Portofolio Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab _ TESIS Bustanil Arifin s2 PEP UNJ
BAB II
KAJIAN TEORETIK
A. Deskripsi Konseptual
1. Hasil Belajar Bahasa
Arab
a.
Belajar
Seseorang
yang telah belajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku atau perolehan
kemampuan baru pada diri orang itu. Perolehan kemampuan itu, tidak semata-mata
dari pertumbuhan dan kematangan, melainkan dengan usaha atau latihan. Hal ini
sesuai dengan pendapat Gagne sebagaimana dikutip oleh siregar dan Nara ”Learning
is relatively permanent change in behavior that result from past experience or
purposeful intruction” Belajar adalah suatu perubahan prilaku yang relatif menetap yang dihasilkan
dari pengalama masa lalu ataupun dari pembelajaran yang bertujuan/direncanakan.
Selain itu, Kimble seperti dikutip oleh Hergenhahn dan olson mendefinisikan
belajar sebagai berikut :
Belajar adalah perubahan tingkah
laku atau potensi perilaku yang yang relatif permanen yang berasal dari
pengalaman dan tidak bisa dinisbahkan ke temporary body states (kedalam
tubuh temporer) seperti keadaan yang disebabkan oleh sakit, keletihan atau obat-obatan.
Menurut
Sadiman yang dikutip oleh Warsita belajar adalah suatu proses yang komplek
terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur hidup.
Berdasarkan tiga pendapat tersebut, dapat diklasifikasikan bahwa belajar
merupakan : (1) perubahan pada diri seseorang atau tingkah lakunya, (2)
perubahan tingkah laku itu relatif permanen, (3) perubahan tingkah laku tidak
memerlukan kejadian segera dari pengalaman yang dilakukan, (4) perubahan
tingkah laku adalah sebagai akibat dari pengelaman atau latihan, dan (5)
berlangsung seumur hidup.
Sedangkan menurut Driscoll yang dikutip oleh Smaldino
dkk, belajar adalah perubahan terus menerus dalam kemampuan yang berasal dari
pengalaman individu dan interaksi individu dengan dunia, lebih lanjut
Smaldino mengemukakan bahwa
belajar merupakan pengembangan pengetahuan, keterampilan atau sikap yang baru
ketika seorang berinteraksi dengan informasi dan lingkungan, Lingkungan belajar diarahkan oleh guru dan mencakup
fasilitas fisik, suasana akademik dan emosional, serta teknologi pengajaran.
Dalam
pandangan konstruktivisme, belajar adalah menyusun pengetahuan dari pengelaman
kongkrit, aktivitas kolaborasi, refleksi dan interpertasi. Proses belajar pada
hakekatnya terjadi pada diri peserta didik yang bersangkutan, walaupun
prosesnya berlangsung dalam kelompok, bersama orang lain. Dari beberapa
pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu perubahan
tingkah laku meliputi kognitif,
afektif dan psikomotorik. terjadi karena usaha individu dengan
sengaja untuk mentransformasikan kompetensi tertentu sehingga terjadi perubahan
yang relatif permanen.
Lengkapnya bisa di download disini

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home